Modal Utama Kesuksesan

Oleh Humas · 31 Oct 2026

Modal Utama Kesuksesan

Setiap Jumat pagi, ada kajian rutin untuk seluruh pegawai MAN Insan Cendekia Serpong. Berbagai tema dibahas yang disampaikan oleh guru-guru di madrasah ini secara bergantian. Untuk kajian Jumat pagi ini tanggal 30 Oktober 2026, disampaikan oleh Ustadz. Muhammad Zaenuri, guru Bahasa Arab.

Kajian pagi ini membahas perkataan Imam Ghazali yang berbunyi:

. اِعْلَمْ : أَنَّ أَوَامِرَ اللهِ تَعَالَى فَرَائِضُ وَنَوَافِلُ . فَالْفَرْضُ : رَأْسُ الْمَالِ ، وَبِهِ تَحْصُلُ النَّجَاةُ .

وَالنَّفْلُ : هُوَ الرِّبْحُ ، وَبِهِ الْفَوْزُ بِالدَّرَجَاتِ .

 

Ketahuilah: Sesungguhnya perintah-perintah Allah Ta'ala itu ada yang wajib (fardhu) dan ada yang sunnah (nawafil).Adapun yang wajib itu adalah modal pokok, dan dengannya diperoleh keselamatan. Dan yang sunnah itu adalah keuntungannya, dan dengannya diperoleh kemenangan dengan derajat-derajat yang tinggi.

Inti dari ucapan Imam Ghazali ini, mengingatkan bahwa kunci kesuksesan hidup di dunia ini adalah berpegang pada 2 hal yaitu Fardhu yaitu kewajban yang diperintahkan Allah Swt dan Sunnah yaitu yang dilakukan Rasulullah Saw.

Imam Ghazali membuat analogi pedagang untuk menjelaskan kedua hal tersebut. Yaitu bahwa fardhu atau kewajiban itu sebagai modal utama kesuksesan. Sementara yang sunnah, itu sebagai keuntungan. Artinya jika melakukan yang sunnah ini, walaupun tidak wajib, tapi akan mendapat keuntungan dan akan diberikan derajat setinggi-tingginya.